belum lama ini perilisan iphone 17 series pada apple event di tanggal 9 september 2025, sudah mengalami kendala, Apple menghadapi tantangan regulasi yang cukup signifikan di China, salah satunya terkait dukungan teknologi eSIM.
iPhone Air dirancang tanpa slot SIM fisik hanya mengandalkan eSIM dan itulah yang menjadi sumber utama penundaan rilisnya di daratan China. Regulasi lokal dan kesiapan operator seluler belum sepenuhnya mendukung penggunaan eSIM, sehingga Apple belum bisa memperoleh persetujuan yang diperlukan dari pihak berwenang.

Ketiga operator telekomunikasi besar di China China Mobile, China Telecom, dan China Unicom telah menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung eSIM, namun implementasinya masih tergantung pada persetujuan regulasi. Sementara itu, Apple sendiri sudah menarik jadwal preorder dan tanggal rilis resmi untuk iPhone Air di China dan menggantinya dengan catatan bahwa “informasi rilis akan diperbarui kemudian”.
Alasan lainnya
Pembatasan ini bukan hanya soal eSIM. Ada pula isu-isu terkait fitur yang mungkin dibatasi atau berbeda di versi China dibandingkan dengan versi internasional, seperti pembatasan fasilitas komunikasi, layanan AI/ “Apple Intelligence”, dan fungsi panggilan FaceTime yang mungkin tidak memiliki audio, atau tidak tersedia secara penuh. Sebagai contoh, laporan menyebut bahwa penjualan iPhone di China sempat turun sekitar 5% karena konsumen melewatkan fitur AI yang tidak tersedia di model lokal sebagaimana di pasar lain.

dan ternyata tak hanya di china, di korea pun iphone air mengalami kendala, tapi kendalanya tak se signifikan di china. di korea selatan poster iphone air mengalami revisi, karena poster seblumnya mengundang kontroversi.
Dampaknya terasa jelas. Meskipun seri iPhone 17 mencetak rekor preorder yang kuat di China, iPhone Air tetap menjadi satu-satunya model yang ditahan rilisnya dan ini menimbulkan frustrasi di kalangan penggemar Apple di China.
Selain itu, persaingan dari produsen lokal seperti Huawei, Xiaomi, dan Vivo semakin ketat, terutama karena mereka bisa lebih cepat menyesuaikan produk dan fitur dengan regulasi dalam negeri.
Langkah Apple
Meskipun begitu, Apple tampaknya berusaha bekerja sama dengan regulator China agar perangkat seperti iPhone Air bisa dilepas ke pasar secepat mungkin. Apple juga sedang mendorong agar operator-operator besar di China bisa mendukung eSIM penuh setelah mendapat lampu hijau secara regulatif.
Jadi, sementara pengguna di China harus bersabar sedikit lebih lama dibanding pasar lain, ada peluang bahwa penundaan ini hanyalah sementara — selama Apple berhasil memenuhi persyaratan regulasi dan operator-operator seluler juga menyelaraskan dukungan teknisnya.