
Anggota militer Korea Selatan akan diimbau untuk menghindari penggunaan iPhone. Langkah ini diambil karena kekhawatiran akan kebocoran data rahasia yang dapat terjadi melalui perangkat tersebut. Diskusi mengenai larangan ini telah dilakukan oleh pimpinan dari Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut Korea Selatan. Dilaporkan bahwa larangan ini sebelumnya diuji coba oleh Angkatan Darat sejak bulan April. Kemungkinan besar, larangan ini akan diperluas ke semua unit militer di seluruh Korea Selatan. Berdasarkan laporan dari The Korea Herald, markas pusat Angkatan Udara Korea Selatan mengeluarkan pengumuman internal pada 11 April 2024, yang menyatakan larangan terhadap perangkat yang memiliki fitur perekam suara dan melarang aplikasi pihak ketiga untuk mengakses fitur bawaan perangkat. Alasan di balik larangan ini adalah untuk mencegah potensi kebocoran informasi sensitif melalui rekaman suara. Kebijakan ini akan mulai diberlakukan pada 1 Juni mendatang, dengan iPhone secara khusus disebutkan sebagai perangkat yang dilarang. Seorang perwira tinggi yang tidak ingin disebutkan identitasnya menyatakan kepada The Korea Herald bahwa “Membawa iPhone akan dilarang sepenuhnya,” seperti yang dilaporkan oleh PhoneArena pada Jumat, 26 April 2024.
Larangan ini tidak hanya dipertimbangkan karena militer Korea Selatan menganggap iPhone tidak aman. Ponsel buatan Apple tersebut juga tidak kompatibel dengan sistem National Defense Mobile Security, sebuah aplikasi pengelola perangkat yang wajib diinstal oleh personel militer pada perangkat mereka.
Aplikasi ini dapat mengatur banyak fungsi ponsel, seperti kamera, Wi-Fi, USB, mikrofon, tethering, dan sebagainya. Namun, Apple tidak memperbolehkan aplikasi dari pihak ketiga untuk mengakses fungsi bawaan iPhone kecuali kamera. Oleh karena itu, aplikasi tersebut tidak dapat mengatur fungsi USB, mikrofon, dan lainnya.
Tidak seperti nasib iPhone, smartwatch dan perangkat wearable sejenisnya juga akan dilarang. Ponsel Android, termasuk yang diproduksi oleh Samsung, tetap diperbolehkan digunakan seperti biasa.
Hal ini dikarenakan Android tidak memiliki pembatasan fitur yang serupa, sehingga ponsel dari Samsung dan produsen lainnya masih dapat digunakan sementara iPhone dilarang. Larangan terhadap iPhone ini sedang dalam tahap uji coba dan efektif diberlakukan per 1 Juni 2024 mendatang.