Laptop lokal ini bikin banyak orang melirik. Bukan karena gimmick, tapi karena emang beneran “value for money”. Dengan harga cuma 2 jutaan, Zyrex L-Book udah kasih spesifikasi yang biasanya cuma ada di laptop harga lebih tinggi. Tapi, meskipun banyak kelebihannya, tetap ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum beli.

Yuk, kita bahas bareng apa aja plus-minus dari Zyrex L-Book.
Kelebihan Zyrex L-Book
Harga Super Terjangkau
Zyrex L-Book dibanderol sekitar 2 jutaan aja. Di kelas ini, sulit cari laptop lain yang bisa langsung dipakai untuk kerja ringan, tugas sekolah, atau meeting daring. Cocok buat yang lagi cari laptop hemat tapi bisa diandalkan.
RAM 8GB dari Bawaan
Kebanyakan laptop murah di kelas ini cuma kasih RAM 4GB. Zyrex langsung kasih 8GB DDR4, yang bikin multitasking jadi lebih lancar. Buka browser sambil ngetik dokumen? Gas. Bahkan export video Full HD di CapCut bisa selesai dalam 7 menit!
Baterai Tahan Sampai 10 Jam

Dengan kapasitas 6000mAh, laptop ini mampu bertahan hingga 10 jam 34 menit berdasarkan tes Modern Office. Buat kamu yang mobile seharian—di sekolah, kampus, atau coworking space—ini jelas jadi nilai plus besar.
Slot M.2 SATA untuk Upgrade

Meski bawaannya cuma eMMC 128GB, Zyrex tetap kasih opsi upgrade lewat slot M.2 SATA. Jadi, kapan pun kamu butuh performa lebih cepat atau penyimpanan lebih lega, tinggal tambah SSD aja.
Port USB-C Full Function

USB-C di laptop 2 jutaan? Itu udah spesial. Lebih spesial lagi, port-nya full function—bisa buat charging, transfer data, dan display ke monitor eksternal. Jadi lebih fleksibel, apalagi buat kebutuhan presentasi atau kerja multitask di dua layar.
Kekurangan Zyrex L-Book
Upgrade SSD Butuh Biaya Tambahan
Kalau pengen performa yang lebih maksimal, idealnya sistem Windows dipindah dari eMMC ke SSD. Tapi tentu ini butuh biaya tambahan sekitar 300 ribuan buat beli SSD M.2 SATA kapasitas 256GB. Buat pengguna pemula, proses migrasi datanya mungkin juga butuh bantuan teknisi.
Layar Zyrex L-Book masih TN

Layar 14 inci-nya masih pakai panel TN beresolusi HD. Buat pemakaian langsung dari depan, tampilannya oke. Tapi kalau dilihat dari samping atau buat screen sharing, tampilannya jadi kurang maksimal. Wajar sih, mengingat ini laptop di harga entry-level.
Kesimpulan: Worth It atau Nggak?

Kalau kamu pelajar, mahasiswa baru, atau pekerja kantoran dengan kebutuhan ringan, Zyrex L-Book adalah salah satu pilihan paling masuk akal di kelasnya.
Dengan RAM 8GB, baterai tahan lama, USB-C full function, dan dukungan upgrade SSD, laptop ini udah cukup untuk kebutuhan harian.
Harga boleh miring, tapi fitur dan performanya nggak murahan. Jadi, buat kamu yang lagi cari laptop buat sekolah atau kerja ringan tanpa bikin kantong jebol, Zyrex L-Book patut banget dipertimbangkan.
Kalo mau baca review lengkapnya, bisa baca artikel di bawah ini ya!