
Pada Selasa (22/03/2022), Seorang pengguna Mi Fans bernama Bryan mendadak viral setelah mengunggah keluhan mengenai smartphone flagship Xiaomi Mi 11 Ultra di media sosial.
Pasalnya keluhan tersebut tak merujuk pada bug, permasalahan kamera ataupun baterai, namun smartphone dengan harga belasan juta tersebut tiba-tiba meledak sehingga mengakibatkan komponen dalamnya meleleh.
Berdasarkan keterangan, kondisi smartphone saat itu dalam kondisi baik dan masa pakai cenderung baru, belum genap setahun. Sebelum meledak smartphone hanya digunakan untuk mengedit video.
Ketika dikeluhkan pada pihak Xiaomi, Pemilik akun @bryanfergus0n sebagai pemilik ponsel bersangkutan mengatakan bahwa pelayanannya buruk. “Padahal gue udah pemakai brand setia mereka sejak gue masih SMA,” Ungkap Bryan sembari mengunggah hasil ‘ledakan’ yang sudah terkikis panas tersebut.
Dalam kelanjutan postingan di media sosialnya, pihak Xiaomi dikatakan hanya mau mengganti separuh harga dengan voucher dan tidak mengganti unit dengan yang baru meskipun Mi 11 Ultra tersebut masih dalam masa garansi.


Postingan ini lantas memicu beragam komentar netizen, ada yang menyayangkan balasan dari Xiaomi dan adapula yang menyalahkan pengguna karena disebut informasi tersebut terdapat kejanggalan, dicurigai salah satu indikator meledaknya smartphone karena pernah terkena air.
“Mungkin ini hp udah pernah diservis atau dibongkar sebelumnya, soalnya menurutku ga mungkin barang ori pabrik trus tiba-tiba panas dan meledak di tangan pengguna,” tulis yang lain.
Sementara netizen lain menilai ada cacat pabrik seperti yang dialami brand Samsung karena baterai dan Zenfone yang rata-rata mengalami overheating.

“Mungkin hp Xiaomi Mi 11 Ultra ini udah pernah diservis atau dibongkar sebelumnya, soalnya menurutku ga mungkin barang ori pabrik trus tiba-tiba panas dan meledak di tangan pengguna,” tulis yang lain.
Sementara netizen lain menilai ada cacat pabrik seperti yang dialami brand Samsung karena baterai dan Zenfone yang rata-rata mengalami overheating.
Namun, sehari setelah unggahan komplain tersebut tersebar luas di media sosial, Bryan kembali mengunggah pesan dan menyatakan kalau masalahnya dengan brand Xiaomi tersebut sudah tuntas.
“Akan kami investigasi dahulu untuk masalah smartphone kali ini, dari pihak Xiaomi kami ucapkan maaf karena bisa sampai menyebabkan hal seperti ini.” Ucap Alvin Tse, selaku Country Head Xiaomi Indonesia.

Setelah diusut, terjadinya ledakan tersebut ternyata karena bagian dalam smartphone Xiaomi Mi 11 Ultra tersebut sudah pernah diservice dan di ganti LCD oleh pengguna.
Bryan selaku korban ‘ponsel meledak’ tersebut juga mengucap maaf karena sempat membuat heboh,
“Sekalian mau klarifikasi kalau penggunaan kata ‘meledak’ kemarin agak kurang tepa ya setelah dipikir ulang. Karena sebenarnya gak seheboh yang kalian kira, cuma ada beberapa parts aja yang terbakar. Secara teknis sih katanya ada potensi terkena lembab soalnya sudah pernah diservice ketika gue ganti LCD sebelumnya.” begitu imbuhnya.

Setelah aksi damai kedua belah pihak antara Bryan dan Xiaomi , kini ganti fans garis keras Xiaomi yang tidak terima dan membela sang brand kesayangan mereka itu,
“Gini amat cari sensasi, semua barang jg bisa rusak kali, Lamborghini mahal aja bisa kebakar, lah ini ternyata uda ada human eror nya, ngerasa ga dilirik xiaomi gw mention permasalahan ke xiaomi sehari langsung diurus, kalau jelas masalahnya bukan krn human eror psti beres.”
Ungkap seorang warga Twitter.
“Awokwokw temen lu playing victim, udah pernah diservis masih minta klaim garansi. Padahal emang gabisa, udah bagus dikasih voucher, malah koar² terus jelekin SC Xiaomi biar dapet unit baru. Kalo Xiaomi bertindak lebih tegas, tuh temenlu harusnya dituntut.”
Lantas, apasih yang membuat smartphone Xiaomi Mi 11 Ultra tersebut dibandrol harga belasan juta? simak spesifikasi berikut ini.
Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Ultra.
Xiaomi Mi 11 Ultra menggunakan chipset terbaik Qualcomm yakni Snapdragon 888 dan GPU Adreno 660 yang memperhalus grafis dengan ditemani RAM 12GB dan memori internal 256GB sehingga mampu menyimpan berbagai macam foto, video, dokumen maupun game berat.
Pengguna akan terhibur dengan kamera dengan tiga buah lensa utama, masing-masing memiliki sensor 50MP (wide), 48MP (periscope telephoto), dan 48MP (ultrawide).
Lensa periscope telephoto Mi 11 Ultra ini mampu melakukan zoom hingga 120X Kamera utama Xiaomi Mi 11 mampu merekam video dengan kualitas hingga 8K@24fps. Di bagian depan ada kamera swafoto 20MP yang mampu merekam video dengan kualitas hingga 1080p@30/60fps.
Kapasitas baterainya 5.000 mAh dengan fast charging 67W. Pengisian daya cepat ini diklaim mampu mengisi 100% baterai hanya dalam waktu 36 menit. Sehingga pengguna akan dimanjakan berbagai macam keseruan seharian penuh.
Saat rilis resmi di Indonesia tahun lalu (1/7/20221) harga Xiaomi Mi 11 Ultra dijual Rp 16.999.000.
Wah, dari sinilah kita harus bijak menyikapi berita yang sedang beredar ya teman-teman, sebab smartphone yang meledak tersebut sudah pernah diservice dan diganti LCD sebelumnya. Itu artinya, ‘meledaknya’ sebuah smartphone Xiaomi Mi 11 Ultra bukan hasil dari cacat pabrik.
(srp)