Fitur tersebut dikabarkan akan ditest di Facebook dan Messenger sebelum datang ke Instagram.

Meta telah mengarahkan pandangannya untuk menyalin aplikasi Telegram. Mark Zuckerberg baru saja memamerkan “Channel Broadcast”, fitur Instagram baru yang menghadirkan perpesanan satu arah ke aplikasi. Perusahaan sedang menguji fitur tersebut dengan beberapa developer, dan berencana untuk membawa fungsi seperti Telegram ke Facebook dan Messenger juga.
Channel Broadcast memungkinkan developer untuk mengalirkan pembaruan ke kotak masuk pengikut mereka, seperti channel di Telegram. Mereka yang bergabung dengan channel dapat memberikan reaksi terhadap pesan dan memberikan suara dalam jajak pendapat, tetapi tidak dapat berpartisipasi dalam percakapan secara langsung. Misalnya, Mark Zuckerberg membagikan di “Meta Channel” -nya bahwa dia akan menggunakan ruang untuk “berbagi berita dan pembaruan tentang semua produk dan teknologi yang kami bangun di Meta”. Selain pesan teks, kreator juga dapat membagikan klip audio, foto, dan konten lainnya.
Untuk saat ini, tampaknya hanya Zuckerberg dan sekitar belasan developer lainnya yang memiliki akses ke fitur tersebut. Grup awal termasuk snowboarder Chloe Kim, petarung Jiu-Jitsu Mackenzie Dern, dan akun meme Tank Sinatra. Perusahaan mengatakan bahwa orang lain yang tertarik untuk menggunakan fitur tersebut dapat mendaftar untuk dipertimbangkan untuk mengikuti fase early access.
Meskipun Meta mendeskripsikan channel sebagai “test”, perusahaan tampaknya cukup berinvestasi dalam fitur tersebut. Fitur tambahan, termasuk kemampuan untuk menambahkan kreator lain ke obrolan dan melakukan AMA (ask me anything), sudah dalam pengerjaan. Meta juga berencana untuk mulai menguji fitur tersebut di Facebook dan Messenger “dalam beberapa bulan mendatang”.