Mouse Gaming Razer Cobra Pro

Setelah meluncurkan opsi laptop gaming premium terbarunya di Tanah Air, Razer kembali meluncurkan pilihan aksesori baru Razer Cobra Pro & Cobra yang dirancang khusus untuk para gamer—segmen pasar utama yang dituju oleh vendor yang berpusat di Amerika Serikat satu ini.

Ya, aksesori mouse atau tetikus menjadi sebuah pelengkap yang sangat penting untuk para gamer, karena dapat menentukan ketangkasan mereka dalam bermain baik secara kasual maupun profesional. Razer sendiri telah hadirkan banyak opsi dalam banyak segmen harga, dan Razer Cobra Series tersedia dalam harga cukup terjangkau. Tersedia dalam opsi kabel maupun wireless.

Menurut Barrie Ooi, Head of PC Gaming Division, Razer, tidak ada banyak pilihan aksesori mouse di pasaran yang bisa menawarkan pengalaman yang menyeluruh untuk bermain game secara lebih nyaman. “Razer Cobra Pro hadir sebagai mouse yang paling imersif dan tidak tertandingkan, hadir sebagai wireless mouse simetris yang punya fitur paling lengkap saat ini.”

Selayaknya mouse gaming berkelas, tampilan desain Razer Cobra Pro dibuat cukup stylish dan simetris, memiliki bobot hanya 77 gram sehingga bakal nyaman digunakan dan mudah dibawa ke mana saja. Meski begitu, sudah dilengkapi dengan lampu Chroma RGB yang mendukung Smart Dimming—secara otomatis bisa menghemat daya baterai ketika sedang bermain.

Dari dua opsi yang dihadirkan lewat Razer Cobra Series, versi Cobra Pro lebih unggul berkat opsi sambungan yang lebih fleksibel secara nirkabel (wireless), maupun kustomisasi tingkat tinggi. Secara total, terdapat 10 tombol pada perangkat ini, terdiri dari 7 tombol di bagian atas, 2 di sisi samping dan satu tombol khusus di bagian bawah perangkat.

Untuk kustomisasinya, Razer Cobra Pro bisa menyimpan hingga 5 profil berbeda yang bisa digulirkan hanya dengan menekan tombol di bagian bawah bodi. Ditambah dengan teknologi Razer Hypershift, pengguna dapat menambah fungsi sekunder ke setiap tombol yang ada secara temporer.

Seperti seri mouse Razer lainnya, Razer Cobra Pro gunakan sensor optik Focus Pro 30K dan switch generasi terbaru. Bisa diintegrasikan dengan aksesori tambahan seperti Razer Mouse Dock Pro untuk meningkatkan polling rate hingga 4000 Hz bila memang dibutuhkan. Untuk masa pakainya sendiri, bisa sampai 100 jam dengan HyperSpeed Wireless, atau 170 jam lewat sambungan Bluetooth tradisional.

Bila dirasa terlalu banyak fitur, Razer juga hadirkan opsi aksesori lebih kasual lewat Razer Cobra standar. Tetap membawa desain simetris, Razer Cobra masih menggunakan sambungan kabel. Tetap didesain ringan dengan switch yang tahan lama, dan total 8 tombol yang bisa dikustomisasi sesuai keinginan penggunanya.

Dengan lampu Chroma yang disematkan di bagian bawah perangkat, tampilan Razer Cobra juga tidak kalah stylish. Kedua opsi mouse Razer terbaru ini jadi opsi yang pas untuk pengguna yang inginkan tingkat kustomisasi tertinggi, dengan kendali yang lebih presisi.

Razer Cobra Series sudah mulai dijual sejak 29 Juni kemarin secara global dan bertahap. Harga Razer Cobra Pro dibanderol USD129,99 (Rp1,9 jutaan), sementara Razer Cobra jauh lebih terjangkau di USD39,99 (Rp600 ribuan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *