Matikan iPhone dengan Perangkat Misterius, Siswa ini Ditangkap Polisi!

Nah, ceritanya begini nih, guys. Jadi, ada seorang anak SMA di Amerika yang agak kreatif. Dia mencoba mematikan iPhone teman-temannya dengan suatu perangkat yang agak misterius. Katanya sih, dia bermain-main dengan teknologi. Polisi setempat juga udah konfirmasi kejadian ini, loh. Jadi, bisa dibilang ini kejadian langka banget, beda sama yang biasanya kita denger tentang generasi muda yang kecanduan gawai dan medsos.

Kejadian yang baru-baru ini terjadi di Amerika cukup langka. Dimana seorang siswa berusaha untuk mematikan iPhone di sekitarnya dengannya memanfaatkan perangkat tertentu.

Berdasarkan laporan dari Gizmochina, polisi di daerah tersebut mengatakan seorang yang bersekolah di Liberty High School menyebabkan iPhone siswa di sekitarnya mati, karena dia memakai perangkat tak dikenal.

Departemen Kepolisian Washington nerima laporan dari Liberty High School tentang beberapa ponsel yang tiba-tiba mati dengan cara misterius. Polisi yang menyelidiki masalah ini menemukan bahwa ada seorang siswa yang somehow bisa mematikan ponsel di sekitarnya pakai perangkat yang nggak dikenal.

Sayangnya, laporan polisi nggak memberi tahu kita siapa siswa itu atau cara persisnya perangkat itu bekerja. Yang pasti, perangkat itu bisa bikin ponsel mati dalam waktu tertentu.

Ada beberapa detail yang masih belum kita tahu. Mereka bilang perangkat ini bisa ngaruhin iPhone, bukan Android. Meskipun mungkin bisa teoritis terjadi, tapi bisa jadi ada penjelasan yang lebih sederhana.

Kamu tahu lah, di Amerika, mayoritas orang pake iPhone ketimbang Android. Jadi mungkin polisi yang nulis laporan itu ngomongin iPhone aja, bukan secara khusus semua smartphone. Tapi siapa tahu, mungkin perangkatnya nggak ngaruhin Android.

Nah, yang masih bikin penasaran adalah gimana siswa SMA bisa punya perangkat canggih kayak gitu. Meski begitu, ada perangkat dengan gelombang radio kuat yang bisa bikin rusak sumber listrik di iPhone. Tapi biasanya, perangkat kaya gitu lebih dimiliki sama pihak militer dan nggak dijual bebas di e-commerce. Meski masih belum jelas, semoga ke depannya ada info lebih lanjut soal perangkat itu. Kita tunggu aja deh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *