Zyrex D-Tech Pro jadi bukti nyata kalau brand lokal juga bisa ngeluarin laptop yang nggak cuma murah, tapi juga bertenaga. Dengan harga sekitar 6 jutaan, kamu udah dapetin prosesor Ryzen 5 6600H, RAM 16GB LPDDR5, dan SSD NVMe 512GB yang speed-nya bisa tembus 5000MB/s. Buat ukuran harga segini, ini udah kelewat GG sih.

Nggak heran kalau banyak yang penasaran, soalnya kombinasi spek ini biasanya cuma bisa kamu temuin di laptop hbarga dua kali lipat. Zyrex bener-bener bikin laptop yang niat banget, bukan asal rakit.
Build Quality yang Bikin Bangga

Dari segi desain dan bahan, Zyrex D-Tech Pro naik kelas total. Bagian belakang dan bawahnya udah pakai bahan metal yang adem dan solid di tangan. Warna silver doff-nya kalem, elegan, dan nggak gampang ninggalin bekas sidik jari.

Pas bagian dalamnya dibuka, langsung kelihatan niatnya: 2 fan, 3 heatpipe, dan layout komponen yang rapi. Bahkan ada slot tambahan buat SSD NVMe Gen 4. Ini bukan cuma laptop murah yang asal jadi, tapi jelas dipikirin banget buat tahan kerja berat.

Performa Ngebut Buat Segala Aktivitas
Dengan Ryzen 5 6600H (6 core, 12 thread) yang punya base clock 3.3GHz dan boost sampai 4.5GHz, performanya nggak main-main. Di Cinebench R23, laptop ini berhasil cetak skor multi-core rata-rata di atas 10.000 poin. Bahkan mengungguli Ryzen 5 7535HS yang TDP-nya lebih rendah.

Untuk kerja berat kayak rendering dan editing video 4K, laptop ini sanggup banget. Tes real use di Premiere Pro dan Blender nunjukin performa rendering-nya stabil dan cepat. Bahkan tanpa charger, performanya cuma turun 3–4% aja. Kenceng, tapi tetap hemat daya.
Gaming di Zyrex D-Tech Pro Gimana?

Meski nggak punya GPU dedicated, iGPU Radeon 660M di dalamnya bisa diatur VRAM-nya hingga 16GB via BIOS. Zyrex D-Tech Pro berhasil jalanin game kompetitif seperti Valorant dan DOTA 2 dengan FPS yang stabil banget:
- DOTA 2: 80 FPS rata-rata di setting Fastest
- Valorant: 174 FPS rata-rata, maksimal 226 FPS
- Genshin Impact: 60 FPS di setting Lowest, dan 45 FPS di setting Medium
Bahkan saat dicabut dari charger pun, Genshin masih bisa jalan 55 FPS di setting Lowest. Buat yang pengen laptop kerja yang juga bisa santai ngegame, ini solusinya.
Baterai Cukup Tahan Seharian

Laptop ini dibekali baterai 60Wh yang terhitung besar untuk kelas harganya. Di tes simulasi kerja kantoran (PCMark Modern Office), Zyrex D-Tech Pro bisa bertahan hampir 9 jam. Tes penggunaan nyata juga impresif:
- Nonton YouTube 10 menit: -4% baterai
- Ngetik-ngetik santai: -3%
- Gaming 10 menit: -11%
Kalau dipakai kerja seharian di kampus atau kafe, kamu nggak perlu panik cari colokan tiap saat.
Port dan Konektivitas Super Lengkap


Laptop ini nggak pelit port. Ada 2 USB Type-A 3.0, 1 USB-C Full Function (support DisplayPort dan Power Delivery), HDMI, sampai slot Kensington lock. Konektivitasnya juga udah kekinian banget dengan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.2.
Zyrex D-Tech Pro Worth It? Banget.
Zyrex D-Tech Pro bukan cuma laptop lokal yang murah, tapi juga powerful dan berkualitas. Spek-nya udah cukup buat kerja berat, edit, bahkan gaming ringan. Build-nya solid, bodi metal, port lengkap, baterai awet, dan performa ngebut.

Dengan harga 6 jutaan dan garansi 1 tahun, laptop ini bisa dibilang salah satu pilihan paling rasional saat ini. Kalau kamu cari laptop buat multitasking tanpa harus jebol dompet, Zyrex D-Tech Pro layak banget dipertimbangkan.